salafy

Tahukah Anda? Kamus Arab Terpopuler Sedunia Ternyata Disusun Pendeta

Posted by: salafy on: Maret 13, 2007

al-munjid1.jpgJika Anda pernah menuntut ilmu di pesantren, tradisional maupun modern, atau bahkan berguru di berbagai perguruan tinggi Islam seperti Universtias Islam Negeri (UIN) Jakarta, Anda pasti mengenal Kamus al-Munjid.
Sebuah kamus yang dianggap paling lengkap dan komperehensif, antara lain karena dihiasi dengan gambar-gambar, yang dijadikan kamus utama di berbagai kampus Islam dan pondok pesantren seluruh dunia. Bahkan di beberapa pondok pesantren seperti Ponpes Darunnajah Ulu Jami Jakarta, ada satu mata pelajaran khusus untuk menggunakan Kamus al-Munjid yang disebut Mata Pelajaran Fathul Munjid.
Namun tahukah Anda, bahwa Kamus Arab al-Munjid yang dipakai di seluruh ponpes dan kampus Islam dunia itu ternyata disusun oleh dua orang pendeta (rahib) Katolik bernama Fr. Louis Ma’luf al-Yassu’i dan Fr. Bernard Tottel al-Yassu’i yang dicetak, diterbitkan, dan didistribusikan oleh sebuah percetakan Katolik sejak tahun 1908.Penggunaan Kamus al-Munjid yang sudah lama dan masih dipakai hingga kini bukanlah tanpa penentangan. Sebagian ulama menganggap kamus tersebut merupakan bagian dari operasi para orientalis yang memiliki agenda tersembunyi terhadap Dunia Islam.
Sekurangnya ada dua kitab yang ditulis ulama Islam yang berisi penentangan terhadap Kamus al-Munjid, yakni:
‘Atsrat al-Munjid fi al-adab wal ulum wa a’lam (Prof. Ibrahim al-Qhatthan, 664 halaman, terbit 1392 H), ini adalah kitab paling utama dalam mengkritisi Kamus al-Munjid.
An-Naz’ah an-Nashraniyah fi Qamus al-Munjid (DR. Ibrahim Awwad, 50 hal, terbit 1411 H)
Kamus al-Munjid sendiri memiliki beberapa kekurangan, jika tidak dikatakan sebagai kesengajaan, yakni:
Ketika memuat entry “Al-Qur’an”, tidak pernah menyambungkannya dengan istilah “al-Kariem” dan sebagainya, namun ketika memuat entry kitab suci Kristen dan Yahudi, maka kamus ini menambahkan istilah “al-Muqaddas”,
Ketika memuat entry “Nabi Muhammad”, tidak pernah mengikutsertakan gelar ‘Shalallahu Allaihi Wassalam”, demikian pula entry para shahabat tidak pernah ditambahkan dengan “Radiyallahu Anhu”,
Tidak ada kalimat ‘Basmallah’ di atas setiap bab seperti halnya kitab-kitab umat Islam,
Entry “al-Basmallah” yang sesungguhnya milik umat Islam namun dalam keterangannya tertulis “Bismil ab-wal ibn wa Ruhil Quds” yang memiliki arti sebagai “Dengan menyebut Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Ruh Kudus”, setelah itu baru ada entry “Bismillahirahmannirahim”,
Kamus ini juga tidak membahas akidah Islam, namun banyak membahas hal-hal yang bersifat penyimpangan-penyimpangan akidah,
Nama- nama tokoh Islam yang utama seperti para shahabat, tabiin, dan para ulama terkemuka juga tidak dimuat, namun di lain sisi nama-nama tokoh Barat Kristen banyak dimuat,
Kamus ini tidak pernah merujuk pada sumber-sumber Islam yang asli, tapi sebaliknya merujuk pada sumber-sumber Barat, dan ini sangat jelas terlihat dalam entry ‘ibadat’ dan penyebutan nama-nama nabi dan rasul yang menggunakan istilah kristen,
Banyak kesalahan penulisan nama-nama tokoh dan kaitannya dengan sejarah,
Mengatakan bahwa daging babi itu sangat lezat,
Dimasukkannya gambar-gambar dan aneka lukisan yang berasal dari Barat yang sama sekali tidak berdasarkan kebenaran, seperti halnya gambar Nabi Isa dan nabi-nabi lainnya. Bahkan ada sebuah gambar sepasang manusia dewasa telanjang yang tengah menangis, gambar itu dikatakan sebagai gambar Adam dan Hawa,
Nabi Nuh, Luth, dan Sulaiman dikatakan bukan sebagai nabi, tapi Lukman disebut sebagai nabi. Nuh dikatakan sebagai ‘Manusia Taurat pertama’, Luth dikatakan hanya sebagai ‘keponakan Ibrahim’ dan Sulaiman dikatakan sebagai ‘Raja’ bukan nabi,
Nabi Daud disebut sebagai pembunuh banyak lelaki untuk memperisteri jandanya, padahal beliau telah memiliki isteri sebanyak 100 orang.
Masih teramat banyak catatan-catatan tentang kamus produk orientalis ini yang sampai sekarang, entah kenapa, masih saja dipergunakan di banyak lembaga pendidikan Islam. Sudah saatnya umat Islam menyadari dan berhenti memakai kamus ini. Dan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI), sudah sepatutnya melarang peredaran dan penggunaan kamus ini di seluruh Indonesia. (swaramuslim.net/Rz/eramuslim)

7 Tanggapan ke "Tahukah Anda? Kamus Arab Terpopuler Sedunia Ternyata Disusun Pendeta"

Benar2 Sangat disayangkan KETIDAKTAHUAN para Pemimpin lembaga Islam tsb yg msh pake kamus ini, apalagi sdh bertaun2… kalo diberitahu lewat pos lebih cepet tahunya….

Salam kenal dari kami salafyindonesia.wordpress.com

Salam kenal kembali… semoga kita bisa bekerjasama dalam dakwah melalui media maya ini

[...] tentang kamus al-Munjid: satu artikel dipublikasi di situs http://www.eramuslim.com dan satu lagi di blog salafy yang pada dasarnya mengutip dari situs yang pertama. Tampak dari isinya sebuah keterkejutan [...]

WordPress juga tidak diprogram oleh orang Islam. Tidak ada kata “Bismillaah” dan “Assalamu’alaikum…” pada baris pertama di Term of Services, Privacy Policy, dan hal-hal lainnya.

Anda menulis blog ini dari komputer yang menggunakan sistem operasi Windows atau Linux, itu juga bukan buatan orang Islam. Termasuk semua komponen hardware komputer Anda, tidak semuanya diproduksi oleh umat Islam.

Apa salahnya menggunakan munjid bila untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan keislaman itu sendiri?

Bila Anda sama sekali menolak kamus ini, sudah tentu Anda pun harus menolak sebagian besar buku-buku Islam berbahasa Arab yang telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia, karena salah satu kamus utama yang menjadi referensi para penerjemah dalam menerjemahkan kitab-kitab itu adalah kamus ini.

[...] tentang kamus al-Munjid: satu artikel dipublikasi di situs http://www.eramuslim.com dan satu lagi di blog salafy yang pada dasarnya mengutip dari situs yang pertama. Tampak dari isinya sebuah keterkejutan [...]

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

SEDANG ONLINE

SALAFY

Sesungguhnya salaf kita adalah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Salam. Jika kita mengaku salafy, maka ikutilah manhaj beliau! Berpegang teguhlah kepada Al-Qur'an dan As Sunnah dan pahami kedua dasar sebagaimana para shahabat, tabi'in dan tabiut tabi'in memahaminya. Dengan demikian tidaklah pantas jika ada sekelompok orang yang 'merasa' memiliki otoritas dan wewenang buat men-cap seseorang salafi (pengikut salaf) atau bukan.

KALENDER

Maret 2007
S S R K J S M
« Nov   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Katagori

Pengunjung

  • 125,251 hits

PALESTINA

DUKA PALESTINA, DUKA KITA JUGA. PENDERITAAN MEREKA ADALAH KESEDIHAN KITA. MUSUH MEREKA ADALAH MUSUH KITA "BANTU PALESTINA" "SELAMATKAN MUSLIM DI SANA"